• Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
Langit Viral
No Result
View All Result
  • DAERAH
    144 Hotspot Terdeteksi di Jambi, Total Lahan Terbakar Kini Capai 4.267,51 Hektare

    144 Hotspot Terdeteksi di Jambi, Total Lahan Terbakar Kini Capai 4.267,51 Hektare

    36 Hari Berjibaku di Gambut, Tim Gabungan Akhirnya Tembus Jalur Menuju Titik Api TNBS

    36 Hari Berjibaku di Gambut, Tim Gabungan Akhirnya Tembus Jalur Menuju Titik Api TNBS

    Kemas Faried Terima Aspirasi LPM se-Kota Jambi, Dorong Tindak Lanjut Persoalan Masyarakat

    Komisi I DPRD Kota Jambi Tinjau Videotron di Depan BW Luxury, Soroti Tata Ruang dan Perizinan

    Banggar DPRD Kota Jambi Bahas Kesimpulan Perubahan APBD 2026 Bersama TAPD

    Kualitas Udara Memburuk, APHI Komda Jambi Bergerak Bagikan 6.000 Masker Khusus Anak

    Kualitas Udara Memburuk, APHI Komda Jambi Bergerak Bagikan 6.000 Masker Khusus Anak

    Ketua DPRD Kemas Faried Dorong Pertanian Modern dan Urban Farming untuk Perkuat Ketahanan Pangan Kota Jambi

    Kunci Gambut Tak Membara: APHI Jambi Pacu Penguatan Tata Air Sesuai Arahan Wamen LH

    Kunci Gambut Tak Membara: APHI Jambi Pacu Penguatan Tata Air Sesuai Arahan Wamen LH

    Karhutla, Antara Rakyat Kecil, Perusahaan, dan Tanggung Jawab Negara

    Karhutla, Antara Rakyat Kecil, Perusahaan, dan Tanggung Jawab Negara

  • NASIONAL
    Kasus Penipuan Penerimaan Polri, Mantan Karo SDM Polda Jambi Kombes Handoko Diperiksa Propam Mabes

    Kasus Penipuan Penerimaan Polri, Mantan Karo SDM Polda Jambi Kombes Handoko Diperiksa Propam Mabes

    Kabut Asap Jambi Bikin Jarak Pandang Turun Jadi 800 Meter, Sejumlah Penerbangan Jakarta Kembali Terganggu

    Kabut Asap Jambi Bikin Jarak Pandang Turun Jadi 800 Meter, Sejumlah Penerbangan Jakarta Kembali Terganggu

    Gibran Turun Langsung ke Asmat, Janjikan Rumah Sakit Baru dan Ubah Skema Program Makan Bergizi Gratis

    Gibran Turun Langsung ke Asmat, Janjikan Rumah Sakit Baru dan Ubah Skema Program Makan Bergizi Gratis

    Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan: Ribuan Desa di Indonesia Masih Gelap, Anggaran Listrik Desa Naik Drastis

    Bahlil Ungkap Fakta Mengejutkan: Ribuan Desa di Indonesia Masih Gelap, Anggaran Listrik Desa Naik Drastis

    Pertamax Naik Drastis Mulai Hari Ini, Tembus Rp16.250 per Liter! Ini Penjelasan Resmi Pertamina

    Pertamax Naik Drastis Mulai Hari Ini, Tembus Rp16.250 per Liter! Ini Penjelasan Resmi Pertamina

  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    Bukan Sekadar Kartu Kredit, Langkah BPN Merangin dan BRI Bangko Ini Ubah Cara Kelola Uang Negara

    Bukan Sekadar Kartu Kredit, Langkah BPN Merangin dan BRI Bangko Ini Ubah Cara Kelola Uang Negara

  • HIBURAN
    Teror PAKET SANTET Makin Dekat, Tujuh Mahasiswa Kini Dihadapkan pada Misteri Dendam Masa Lalu

    Teror PAKET SANTET Makin Dekat, Tujuh Mahasiswa Kini Dihadapkan pada Misteri Dendam Masa Lalu

    Internetan Makin Hemat, by.U Hadirkan Paket Super Kaget dengan Kuota Variatif

    Internetan Makin Hemat, by.U Hadirkan Paket Super Kaget dengan Kuota Variatif

  • HUKRIM
    Operasi Sarang Narkoba! Polresta Jambi Grebek Basecamp Narkoba di Pulau Pandan, 6 Orang Diamankan dan 1 Paket Sabu Disita

    Operasi Sarang Narkoba! Polresta Jambi Grebek Basecamp Narkoba di Pulau Pandan, 6 Orang Diamankan dan 1 Paket Sabu Disita

    Dua Anggota Di-PTDH, 12 Orang Jadi Korban: Kasus Calo Penerimaan Polri di Jambi Belum Usai

    Dua Anggota Di-PTDH, 12 Orang Jadi Korban: Kasus Calo Penerimaan Polri di Jambi Belum Usai

    Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Publik Kini Menanti Perkara yang Membawanya ke Gedung Merah Putih

    Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Publik Kini Menanti Perkara yang Membawanya ke Gedung Merah Putih

    Kematian Personel Polres Tanjab Timur, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Kematian Personel Polres Tanjab Timur, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Operasi Senyap Polres Merangin Berbuah Hasil, 6 Terduga Pengedar Sabu Ditangkap dalam Sekali Gerak

    Operasi Senyap Polres Merangin Berbuah Hasil, 6 Terduga Pengedar Sabu Ditangkap dalam Sekali Gerak

    Tragis! Sopir Tangki CPO PT Pelita Tewas Terlindas Mobil Sendiri Saat Istirahat di Bawah Kendaraan di Muaro Jambi

    Tragis! Sopir Tangki CPO PT Pelita Tewas Terlindas Mobil Sendiri Saat Istirahat di Bawah Kendaraan di Muaro Jambi

  • KESEHATAN
    Menyalakan Kembali Harapan, 209 Pasien Jalani Operasi Katarak Tzu Chi Sinar Mas di Jambi

    Menyalakan Kembali Harapan, 209 Pasien Jalani Operasi Katarak Tzu Chi Sinar Mas di Jambi

  • OLAHRAGA
    Puluhan Medali dan Dua Gelar Juara Umum, Ini Rahasia di Balik Gemilangnya ADS Taekwondo Academy

    Puluhan Medali dan Dua Gelar Juara Umum, Ini Rahasia di Balik Gemilangnya ADS Taekwondo Academy

  • OTOMOTIF
    Pertama dari Pengambilan hingga Pengembalian Berkas, Mawan Dragon Optimis di Pemilihan Ketua Pengprov IMI Jambi

    Pertama dari Pengambilan hingga Pengembalian Berkas, Mawan Dragon Optimis di Pemilihan Ketua Pengprov IMI Jambi

Langit Viral
No Result
View All Result
Langit Viral
Home Berita

Bukan Pemadam, Tapi Selalu Mengejar Mereka ke Tengah Karhutla: Misi Nuriah Memastikan Personel Pulang Selamat

by Putra Kenza
11/09/2026
in Berita
0
Bukan Pemadam, Tapi Selalu Mengejar Mereka ke Tengah Karhutla: Misi Nuriah Memastikan Personel Pulang Selamat
PostTweetSendScan

JAMBI, LANGITVIRAL.COM – Ketika api membesar dan asap mulai menebal, perhatian biasanya tertuju kepada mereka yang berada paling depan: personel Regu Pemadam Kebakaran (RPK) yang berjibaku mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun, ada pekerjaan lain yang berlangsung nyaris tanpa sorotan.

Di balik para personel yang berhadapan langsung dengan panas, asap dan medan sulit, ada tenaga medis yang memastikan kondisi mereka tetap terjaga.

Salah satunya Nuriah.

BACA JUGA: Dua Anggota Di-PTDH, 12 Orang Jadi Korban: Kasus Calo Penerimaan Polri di Jambi Belum Usai

Sejak bergabung mendampingi personel RPK PT Wirakarya Sakti (WKS), unit usaha APP Group, Nuriah menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan keselamatan personel dalam berbagai kegiatan pengendalian karhutla di Jambi.

Pekerjaannya bahkan dimulai sebelum tim pemadam meninggalkan pos.

Kondisi kesehatan personel diperiksa. Edukasi diberikan. Masker dan vitamin disiapkan. Semua dilakukan untuk memastikan mereka memiliki kesiapan fisik sebelum masuk ke lokasi penanganan karhutla.

“Sering kali pekerjaan kami dimulai jauh sebelum pertolongan dibutuhkan. Pemeriksaan kesehatan, edukasi, hingga pemberian masker dan vitamin menjadi bagian dari upaya menjaga personel tetap fit saat bertugas,” ujar Nuriah.

BACA JUGA: Kualitas Udara Memburuk, APHI Komda Jambi Bergerak Bagikan 6.000 Masker Khusus Anak

Tetapi pekerjaan itu tidak selalu selesai di pos kesehatan.

Ketika personel berada di lokasi yang sulit dijangkau, Nuriah bersama tim medis harus ikut bergerak mendekati mereka.

Sepeda motor maupun kendaraan lapangan menjadi bagian dari perjalanan menuju lokasi. Dalam kondisi tertentu, pendampingan bahkan berlangsung hingga malam hari, mengikuti kebutuhan personel yang masih menjalankan tugas.

Medan yang tidak mudah dan situasi yang dapat berubah sewaktu-waktu membuat komunikasi antara tim medis dan regu pemadam menjadi sangat penting.

BACA JUGA: Puluhan Medali dan Dua Gelar Juara Umum, Ini Rahasia di Balik Gemilangnya ADS Taekwondo Academy

Bagi Nuriah, kesehatan personel tidak bisa dipisahkan dari keselamatan seluruh tim di lapangan.

“Tim medis membutuhkan dukungan tim lain untuk menjangkau personel. Begitu juga RPK membutuhkan kondisi kesehatan yang baik untuk menjalankan tugas. Karena itu, keselamatan di lapangan menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Karhutla bukan hanya soal seberapa cepat api berhasil dipadamkan.

Di lapangan, personel juga harus menghadapi panas, asap, medan yang sulit serta durasi pekerjaan yang bisa berubah mengikuti kondisi.

BACA JUGA: Kunci Gambut Tak Membara: APHI Jambi Pacu Penguatan Tata Air Sesuai Arahan Wamen LH

Karena itu, ketika ada personel yang mengalami gangguan kesehatan, tim medis melakukan penanganan sesuai kondisi yang ditemukan. Pemeriksaan fisik hingga pertolongan langsung menjadi bagian dari dukungan yang diberikan.

Bagi Nuriah, ada satu hal yang selalu terlintas setiap kali melihat personel berangkat menuju lokasi.

Bukan hanya apakah mereka berhasil menyelesaikan tugas.

Tetapi, **bagaimana mereka kembali setelah tugas itu selesai.**

“Bagi saya, keberhasilan bukan hanya saat tugas selesai, tetapi ketika setiap personel dapat kembali dalam keadaan sehat dan selamat,” ujarnya.

BACA JUGA: Karhutla, Antara Rakyat Kecil, Perusahaan, dan Tanggung Jawab Negara

Kalimat tersebut menjadi gambaran sederhana tentang pekerjaan yang selama ini dijalani Nuriah.

Di tengah situasi karhutla, keberhasilan tidak hanya diukur dari api yang berhasil dikendalikan. Ada ukuran lain yang tak kalah penting: tidak ada personel yang pulang dalam kondisi membahayakan keselamatannya.

Bagi Nuriah, pekerjaan mendampingi personel RPK pada akhirnya bukan sekadar urusan medis.

Ada sisi kemanusiaan yang selalu mengiringinya.

Setiap personel yang berangkat ke lapangan bukan hanya membawa perlengkapan pemadaman. Mereka juga membawa satu hal yang tidak terlihat: ada keluarga yang menunggu kepulangan mereka.

“Pada akhirnya, yang paling penting adalah memastikan setiap personel bisa pulang dengan selamat, karena selalu ada keluarga yang menunggu mereka di rumah,” kata Nuriah.

Pesan itu terasa semakin penting di tengah periode rawan karhutla, ketika personel harus tetap bersiaga dan bergerak mengikuti munculnya titik kebakaran.

Keberadaan tenaga medis akhirnya menjadi bagian dari rantai keselamatan yang berjalan di belakang para pemadam.

Mereka mungkin tidak selalu terlihat ketika api berkobar.

Tidak pula berdiri di depan kamera ketika asap mengepul.

Tetapi ketika seorang personel membutuhkan pemeriksaan, pertolongan atau sekadar memastikan kondisi tubuhnya masih siap bekerja, tim medis berada di sana.

Karena memadamkan karhutla bukan hanya tentang menjaga hutan dan lahan dari api.

Di dalamnya juga ada upaya menjaga manusia yang berada di garis depan agar tetap sehat, tetap selamat, dan pada akhirnya bisa kembali ke rumah.

Sebab bagi mereka yang bertugas di tengah karhutla, tugas boleh selesai ketika api padam. Tetapi bagi keluarga yang menunggu, tugas baru benar-benar selesai ketika orang yang mereka cintai kembali dengan selamat.*

Tags: APP GroupJambikarhutlaPT Wirakarya SaktiWKS
Previous Post

Dua Anggota Di-PTDH, 12 Orang Jadi Korban: Kasus Calo Penerimaan Polri di Jambi Belum Usai

Next Post

Menyalakan Kembali Harapan, 209 Pasien Jalani Operasi Katarak Tzu Chi Sinar Mas di Jambi

Next Post
Menyalakan Kembali Harapan, 209 Pasien Jalani Operasi Katarak Tzu Chi Sinar Mas di Jambi

Menyalakan Kembali Harapan, 209 Pasien Jalani Operasi Katarak Tzu Chi Sinar Mas di Jambi

Mawan Dragon Bergerak Lebih Dulu! Jadi Orang Pertama Ambil Formulir Ketua IMI Jambi, Calon Kuat?

Mawan Dragon Bergerak Lebih Dulu! Jadi Orang Pertama Ambil Formulir Ketua IMI Jambi, Calon Kuat?

Banggar DPRD Kota Jambi Bahas Kesimpulan Perubahan APBD 2026 Bersama TAPD

Kemas Faried Pimpin Paripurna, DPRD Kota Jambi Usulkan Tambahan Anggaran Rp100 Juta per Kecamatan

Komisi I DPRD Kota Jambi Tinjau Videotron di Depan BW Luxury, Soroti Tata Ruang dan Perizinan

Discussion about this post

Langit Viral

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2026 LANGITVIRAL

No Result
View All Result
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • OTOMOTIF

© 2026 LANGITVIRAL