LANGITVIRAL.OCM – Teror santet dalam film PAKET SANTET semakin mengerikan. Setelah sebelumnya penonton diperkenalkan dengan paket misterius yang menjadi awal petaka, trailer terbaru film horor produksi BASE Entertainment itu mulai membuka lapisan misteri yang lebih dalam.
Bukan hanya teror supranatural yang semakin brutal, kemunculan tawon hingga ancaman yang mengintai nyawa membuat ketujuh mahasiswa dalam film ini harus menghadapi situasi yang semakin sulit diprediksi.
Film yang disutradarai Dinna Jasanti tersebut dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.
Trailer terbaru yang dirilis BASE Entertainment memberikan gambaran bahwa teror yang dialami Deva dan teman-temannya bukanlah sebuah kebetulan. Paket-paket yang datang seolah memiliki tujuan tertentu dan dikirim kepada orang-orang yang memang telah menjadi sasaran.
Di tengah situasi yang semakin mencekam, sebuah pertanyaan besar pun muncul. Siapa yang berada di balik semua teror tersebut?
Misteri itu menjadi semakin rumit ketika hubungan antara para karakter mulai dipenuhi rasa curiga. Berbagai persoalan yang selama ini tersimpan, mulai dari konflik pertemanan hingga sakit hati dan dendam, perlahan muncul ke permukaan.
Situasi tersebut membuat para mahasiswa harus menghadapi kemungkinan yang jauh lebih menakutkan: orang yang selama ini mereka percaya mungkin saja menyimpan rahasia yang tidak pernah mereka ketahui.
Dinna Jasanti mengatakan, cerita dalam PAKET SANTET tidak sekadar menghadirkan teror secara acak. Ada sosok yang sengaja memilih para korban dan memiliki alasan tertentu di balik tindakannya.
BACA JUGA: Harga Sawit Jambi Naik Lagi, Pekebun Bisa Tersenyum! Ini Daftar TBS Terbaru 24-30 Juli 2026
Menurutnya, sisi psikologis menjadi salah satu elemen yang membuat teror dalam film tersebut terasa semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Yang menarik dari PAKET SANTET, terornya bukan sesuatu yang terjadi secara acak. Ada seseorang yang sengaja memilih mereka sebagai korban, dan ada motif di baliknya,” ujar Dinna.
Bagi sang sutradara, ancaman terbesar bukan hanya berasal dari santet yang dikirim melalui paket. Ketakutan justru semakin terasa ketika seseorang menyadari bahwa ada pihak tertentu yang benar-benar ingin mencelakainya.
“Yang paling mengerikan bukan hanya santetnya, tapi ketika kita sadar ada seseorang yang memang ingin mencelakai kita,” katanya.
BACA JUGA: Kematian Personel Polres Tanjab Timur, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kondisi itu kemudian membawa penonton pada pertanyaan lain: apakah pelaku merupakan orang asing atau justru seseorang yang selama ini berada sangat dekat dengan para korban?
Fadly Faisal yang memerankan karakter Ale turut mengungkapkan sisi lain dari teror dalam film tersebut.
Menurutnya, situasi menjadi semakin menegangkan ketika para karakter mulai kehilangan rasa percaya satu sama lain.
Teror yang awalnya hanya berupa paket misterius perlahan memengaruhi hubungan mereka. Ketika rasa curiga mulai muncul, tidak ada lagi yang benar-benar merasa aman.
BACA JUGA: Operasi Senyap Polres Merangin Berbuah Hasil, 6 Terduga Pengedar Sabu Ditangkap dalam Sekali Gerak
“Yang serem bukan cuma ketika paketnya datang, tapi ketika kita mulai nggak tahu siapa yang bisa dipercaya,” kata Fadly.
Ia juga menyinggung tentang dendam yang mungkin masih disimpan seseorang. Sebab, tidak semua orang mampu melupakan luka atau kesalahan yang pernah diterimanya.
“Kita mungkin sudah lupa pernah menyakiti seseorang. Tapi orang itu belum tentu lupa,” ujarnya.
Pernyataan tersebut seolah menjadi gambaran bahwa teror dalam PAKET SANTET tidak hanya mengandalkan ketegangan dari unsur supranatural, tetapi juga memanfaatkan konflik emosional di antara para karakter.
Semakin banyak rahasia yang terungkap, semakin sulit pula bagi mereka untuk menentukan siapa yang dapat dipercaya.
PAKET SANTET menghadirkan sejumlah aktor dan aktris muda Indonesia. Fatih Unru berperan sebagai Deva, Yasamin Jasem sebagai Bela, Azela Putri sebagai Kiki, Fadly Faisal sebagai Ale, Gabriella Ekaputri sebagai Celia, Farandika sebagai Glen, serta Fiki Naki sebagai Firza.
Kehadiran tujuh karakter utama tersebut menjadi bagian penting dalam cerita yang membawa penonton mengikuti perjalanan mereka menghadapi teror demi teror.
Dengan kemunculan paket misterius, tawon yang menjadi bagian dari ancaman, serta teka-teki mengenai sosok pengirim santet, film ini mencoba menghadirkan pertanyaan yang terus menghantui: **seberapa jauh seseorang bisa mengenal orang-orang terdekatnya sendiri?*




















Discussion about this post