MUARO JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Kabupaten Muaro Jambi kembali mencuri perhatian di tingkat nasional.
Di tengah dorongan besar pemerintah memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan transparan, satu desa di Muaro Jambi resmi masuk dalam program strategis nasional terkait pengadaan barang dan jasa desa tahun 2026.
Momentum penting itu mengemuka saat Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), menghadiri kegiatan Sinergi Nasional Akselerasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa yang digelar di Gedung LKPP, Kompleks Rasuna Epicentrum, Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.
Bupati Bambang Bayu Suseno hadir bersama jajaran penting Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, mulai dari Sekretaris Daerah Budhi Hartono, Kepala Dinas PMD Sukisno, Kepala Dinas PUPR Anjar Prabowo hingga Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Alias.
Forum berskala nasional itu mengusung tema “Pencapaian Desa Anti-Korupsi melalui Transformasi Regulasi, Tata Kelola, dan Sumber Daya Manusia Pengadaan”.
Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah memperkuat sistem pengadaan barang dan jasa di tingkat desa agar lebih akuntabel, profesional, dan minim potensi penyimpangan.
Tak hanya dihadiri kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia, acara itu juga dihadiri sejumlah pejabat penting nasional seperti Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Wakil Ketua KPK RI, hingga Kepala LKPP.
Kehadiran Bupati Muaro Jambi menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius mendorong tata kelola desa yang semakin modern dan transparan.
Kabar yang paling menyita perhatian datang dari penetapan Desa Mendalo Indah sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Pengukuran Tingkat Kematangan Pengadaan Barang/Jasa Desa Tahun 2026.
Penetapan tersebut bukan sekadar status administratif. Program itu menjadi bagian dari langkah besar pemerintah dalam membangun sistem desa yang lebih profesional, memperkuat akuntabilitas penggunaan APBDes, sekaligus membentuk budaya pemerintahan yang bersih dari praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan penyimpangan.
Bupati Bambang Bayu Suseno menyambut baik langkah tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.
Menurutnya, penguatan tata kelola desa merupakan pondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
BACA JUGA: Internetan Makin Hemat, by.U Hadirkan Paket Super Kaget dengan Kuota Variatif
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut BBS juga melakukan penandatanganan Komitmen Sinergi Nasional secara simbolis bersama Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto.
Penandatanganan yang disaksikan langsung Kepala LKPP itu menjadi simbol penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan desa yang lebih maju, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Langkah Muaro Jambi dalam forum nasional ini dinilai sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi desa menuju tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, profesional, dan berintegritas.*















Discussion about this post