
LANGITVIRAL.COM, MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan aparatur sipil negara (ASN) melaksanakan gotong royong massal dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Jumat (27/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Masjid Al Abror tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekaligus menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Wakil Bupati Junaidi H Mahir, Sekretaris Daerah Budhi Hartono, Kepala Kejaksaan Negeri Muaro Jambi Karya Graham Hutagaol, serta unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Sekernan, Kepala Desa Bukit Baling dan jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.
Karya Graham Hutagaol mengatakan, Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya sebatas kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui terciptanya lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Gerakan Indonesia ASRI merupakan amanah untuk memastikan seluruh pelosok negeri, termasuk Muaro Jambi, memiliki lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Ini adalah fondasi bagi kesehatan rakyat kita,” tegas Karya.
Masjid Al Abror dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena merupakan salah satu fasilitas umum yang digunakan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah bersama unsur terkait ingin memastikan lingkungan tempat ibadah tetap bersih, nyaman, dan terawat.
Dalam kegiatan gotong royong, para pejabat daerah, unsur Forkopimda, dan ASN turut turun langsung membersihkan area masjid. Keterlibatan jajaran pimpinan daerah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap semangat gotong royong dalam Gerakan Indonesia ASRI dapat terus diterapkan secara berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan fasilitas umum, tetapi juga hingga ke tingkat desa dan permukiman masyarakat.






















Discussion about this post