TANJAB TIMUR, LANGITVIRAL.COM – Meninggalnya seorang anggota Polres Tanjab Timur, Brigadir E, pada Sabtu 18 Juli 2026 dini hari, masih menyisakan sejumlah pertanyaan.
Polres Tanjab Timur kini melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum anggota kepolisian tersebut meninggal dunia.
Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Chandra turun langsung memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta serta bukti yang ditemukan di lapangan.
Hasil penyelidikan awal mengungkap bahwa sebelum kejadian, Brigadir E diketahui berada bersama empat rekannya yang juga merupakan anggota kepolisian. Kelimanya disebut mengonsumsi minuman beralkohol pada malam sebelum korban meninggal dunia.
BACA JUGA: Operasi Senyap Polres Merangin Berbuah Hasil, 6 Terduga Pengedar Sabu Ditangkap dalam Sekali Gerak
Namun, kepolisian masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa tersebut untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi hingga Brigadir E akhirnya kehilangan nyawa.
Hingga saat ini, sebanyak lima orang saksi telah diperiksa oleh penyidik. Selain menggali keterangan saksi, polisi juga melakukan penelusuran terhadap bukti-bukti digital yang dinilai dapat membantu mengungkap kronologi kejadian secara lebih utuh.
Berdasarkan keterangan awal para saksi, Brigadir E sempat berdiri sebelum kemudian diduga kehilangan keseimbangan. Korban selanjutnya terjatuh dan kepalanya terbentur.
Tak lama setelah terjatuh, korban disebut sempat mengeluarkan busa dari mulut. Rekan-rekannya kemudian memberikan pertolongan dan membawa Brigadir E ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian serius jajaran Polres Tanjab Timur. Kapolres AKBP Ade Chandra memastikan pihaknya tidak akan terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta dan bukti berhasil dikumpulkan.
“Kami berkomitmen mengusut peristiwa ini secara transparan, profesional, dan berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyelidikan,” tegas AKBP Ade Chandra.
Kapolres juga telah mendatangi keluarga Brigadir E. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa kepolisian akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap peristiwa yang menyebabkan anggotanya meninggal dunia.
Penyidik saat ini masih mendalami keterangan para saksi, menelusuri bukti digital, serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek lain yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, Kapolres Tanjab Timur mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Ia meminta masyarakat memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja dan mengungkap fakta berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Penyelidikan masih terus berjalan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak mengembangkan asumsi ataupun spekulasi yang belum didukung fakta. Percayakan seluruh proses kepada kepolisian,” ujarnya.
Polres Tanjab Timur memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian peristiwa menjadi terang.
Kepolisian juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut kepada publik berdasarkan fakta dan bukti yang telah terverifikasi.*























Discussion about this post